Pages

Sunday, January 19, 2014

PEMROSESAN DATA

Pemrosesan Data (Batch, On Line, Real Time)



Dalam pemprosesan data terdapat tiga cara yaitu :

1. Pemrosesan Batch .

Batch Processing System merupakan teknik pengolahan data dengan menumpuk data terlebih dahulu  dan  diatur  pengelompokan  data  tersebut  dalam  kelompok-kelompok  yang  disebut batch.  Jadi  pada dasarnya,  sistem  ini  akan memproses  suatu data  setelah data  itu  terkumpul atau tertumpuk  telebih dahulu. Setiap batch ditandai dengan identitas  tertentu serta informasi mengenai data-data yang  terdapat dalam batch tersebut. Sistem tumpuk ini merupakan sistem pengolahan data yang paling tua meskipun juga paling populer dibanding dengan sistem yang lainnya.




Dalam sistem batch ini, setumpuk dokumen dikumpulkan dan dirubah ke dalam file-file input yang  bisa  terbaca  komputer.  File  input  tersebut  kemudian  diproses  oleh Central Processing Unit (CPU)  untuk menghasilkan  file-file  output  baik  dalam  bentuk  hard  copy, maupun  file dalam media peyimpanan eksternal lainnya.
Pendekatan  sistem  ini  diterapkan  untuk  aplikasi  yang memiliki  jumlah  data  besar  sehingga diperlukan  pemeriksaan  pendahuluan  yang  cermat  sebelum  data  diolah.  Model  ini  juga diterapkan  dalam sistem informasi yang tidak memerlukan akses secara langsung dari waktu ke waktu melainkan adalah tingkat periode. Kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.

2. Pemrosesan On-Line

Pada awalnya sebelum adanya proses on-line di kebanyakan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, terjadi banyaknya kendala-kendala dalam proses pengiriman dan konsolidasi data dimana penerimaan data-data dari kantor-kantor cabang ke kantor pusat sangatlah lama. Hal tersebut mengakibatkan keputusan bisnis yang dibuat selalu tidak tepat dan lama sehingga mengakibatkan lambatnya proses bisnis. Selain lambatnya proses bisnis, dengan sistem yang belum online membutuhkan banyak tenaga SDM untuk pemprosesan efisiensi proses produksi yang rendah dan inventory yang tinggi.
            Sistem online membuat semuanya berubah, sekarang kantor pusat dapat mendapatkan data penjualan, produksi, sampai dengan persediaan barang hari kemarin dengan cepat dan tepat. Data yang diperoleh merupakan data yang terbaru dan terintegrasi dengan baik, sehingga dalam proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan tepat. Hal ini dapat terwujud karena hanya sekali melakukan proses input data dan seluruh proses konsolidasi akan sepenuhnya dilakukan oleh computer. Kesalahan manusia (human error) dalam konsolidasi data dapat diabaikan, sejumlah tenaga kerja dapat dikurangi dan beberapa staff dapat dialihkan ke bidang kerja yang lain. Sudah jelas integrasi seperti ini dapat meningkatkan efisiensi perusahaan secara signifikan.
            Dalam sistem online ini tidak terjadi penundaan proses, setiap transaksi langsung dibukukan, dengan demikian data selalu dalam keadaan mutakhir. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetic.  

3. Sistem Real Time

Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik.
Sistem Real Time merupakan suatu sistem pengolahan data yang membutuhkan  tingkat transaksi  dengan  kecepatan  tinggi.  Hal  ini  mengingat  bahwa  kebutuhan  transaksi  harus diperoleh pada saat yang sama, sebagai bagian dari pengendalian sistem secara keseluruhan. Sistem  ini memungkinkan untuk mengirimkan data ke komputer pusat, diproses di komputer pusat seketika  pada  saat  diterima  dan  kemudian mengirimkan  kembali  hasil  pengolahan  ke pengirim data saat itu juga.
Pada  sistem Real Time, pengolahan data harus berpusat pada CPU  yang  relatif besar karena sistem  ini didukung dengan sistem operasi yang  rumit dan sistem aplikasi yang panjang dan kompleks.  Hal  itu  juga  mengingat  diperlukannya  memori  penyimpanan  yang  cukup  besar untuk menampung antrian data pesan-pesan dari terminal.
Kemudian  file  induk atau master  file harus diupdate dan harus  tersedia setiap  saat  jika dipergunakan  sehingga  diperlukan  sentralisasi  dalam  pengorganisasian  file  agar  sistem  bisa lebih  efektif  dan  efisien. Disamping  itu, mengingat  file-file  tersebut  harus  selalu  siap  sedia setiap saat jika dibutuhkan dalam pengolahan data, maka file-file tersebut harus disimpan pada input output device yang bisa diakses secara langsung.
 




Sistem  realtime  ini  juga  memungkinkan  penghapusan  waktu  yang  diperlukan  untuk pengumpulan  data  dan  distribusi  data.  Dalam  hal  ini  berlaku  komunikasi  dua  arah,  yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat. Penggunaan sistem  ini memerlukan suatu  teknik dalam hal  sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap  untuk  setiap  kebutuhan.  Biasanya  peralatan yang  digunakan  sebagai  database  adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui  bahwa  pada  sistem  ini  menggunakan  kemampuan  multiprogramming,  untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang sama.



DAFTAR PUSTAKA
*      google search : “Database2.pdf”
*      Sumber lain : foto copy SIM tigkat satu dosen Sang Ayu

No comments:

Post a Comment